Alur Proses Uma Wali

Pendataan Kelompok

Pendataan kelompok Uma Wali dilakukan sebelum pengolahan tanah dimulai pada setiap musim tanam. Teman - teman petani yang bersedia mengikuti pola tanam sesuai dengan kalamasa didata untuk selanjutnya akan diajak berkumpul bersama - sama dalam belajar mengolah tanah dan kembali mengalami cara yang alami.

Pendataan ini penting kami lakukan agar spirit Uma Wali tetap terjaga untuk tetap melestarikan alam dan budaya Bali.

 

Seleksi

Penerapan pola tanam dengan sistem kalamasa perlu dilakukan secara bertahap melalui beberapa kali musim panen. Oleh karena itu, sahabat petani yang baru bergabung akan dikelompokan dalam kelompok semi organik. Setelah tiga kali panen, dan kesuburan tanah telah kembali (tidak mengandung bahan kimia), barulah mereka akan diikutkan dalam kelompok full organik.

 

Sahabat Uma Wali

Setelah kelompok terbentuk, peran serta selanjutnya berasal dari sahabat Uma Wali. Tim Uma Wali mengumpulkan dan mendata para sahabat yang bersedia memesan beras Uma Wali. Pesanan beras Uma Wali dibuka sebelum proses pengelohan tanah dilakukan sampai satu bulan sebelum panen. Jika sudah selesai panen, sahabat Uma Wali akan mendapatkan 100kg beras, dimana stok tersebut rata - rata akan digunakan selama 4 bulan. 

 

Pembayaran

Pembayaran pemesanan beras Uma Wali dapat dilakukan dalam tiga tahap sebagai berikut:

  • Bulan pertama sebesar 30%
  • Bulan kedua sebesar 35% dan
  • Bulan ketiga 35%

Dana tersebut akan digunakan oleh kelompok Uma Wali dalam proses pengolahan tanah, pemeliharan padi yang selaras alam dan budaya. Kami saat ini memiliki tiga jenis beras, dimana harga paket dari masing - masing jenis tersebut berbeda - beda. Karena sistem kalamasa menerapkan sistem tebek tahun (padi tinggi) dan tebek cicih (padi pendek), maka jenis beras yang dihasilkan pada setiap musim panen pun berbeda. 

 

Olah Tanah

Dalam proses pengolahan tanah, kami berkumpul untuk bersama - sama dalam pembuatan pupuk. Pupuk kandang kami ambil dari kelompok peternak sapi di Bantas Tengah Kaja, dimana inisiator dari kelompok ini juga merupakan bagian dari kelompok Uma Wali. Selain berkumpul dalam pembuatan pupuk kandang, kami juga membuat pupuk cair yang sering disebut dengan Mikroba Organisme Lokal (MOL). Dimana MOL ini mengambil bahan - bahan yang ada disekitar lokasi untuk kemudian diolah / difermentasi menjadi pupuk cair. 

 

Pemeliharan Padi dengan Sistem Kalamasa

Pengolahan tanah biasanya berlangsung selama satu bulan. Setelah selesai proses pengolahan tanah, selanjutnya sistem kalamasa diterapkan oleh masing - masing petani dalam menanam dan pemeliharaan tanaman. Perhitungan perbintangan dan berbagai kearifan lokal kuno kemudian diterapkan dan saling dikomunikasikan oleh masing - masing petani. Berbagai macam permainan diciptakan untuk membuat rasa nyaman dan harmoni, sehingga energi positif dari setiap petani sebagai pemelihara dan pengasuh padi terpancar dan terefleksi kesetiap padi yang ia tanam.

 

Panen

Jika musim panen telah tiba, setiap petani yang tergabung dalam kelompok Uma Wali akan diberikan intesif dalam setiap pembelian gabah. Uang pembelian gabah ini diambil dari pembayaran yang telah lunas dibayarkan oleh masing - masing sahabat Uma Wali.

Tidak semua hasil panen akan dijual ke pemesan ataupun pembeli. Setiap teman petani akan menyimpan sebagian hasil panen mereka di lumbung masing - masing untuk kebutuhan keluarga serta stok bibit pada musim tanam berikutnya

 

Pengolahan & Distribusi

Gabah yang telah dipanen kemudian diproses kepenggilingan. Setiap detail proses kami amati agar beras yang dihasilakan sesuai dengan kualitas yang kami inginkan. Beras dikemas dalam beberapa kemasan, kemudian didistribusikan ke sahabat Uma Wali yang telah memesan. Jika stok yang kami miliki melibihi dari jumlah pesanan yang telah dipesan oleh para sahabat Uma Wali, beras tersebut kami jual secara eceran dengan harga yang berbeda. 

Sebagian keuntungan hasil penjualan beras kami kembalikan kepada kelompok Uma Wali sebagai bentuk penghargaan kami terhadap mereka yang telah ikut memelihara alam dan budaya Bali yang telah diwariskan selama ratusan tahun.